Lusiana Ayu Meilinda

cara merakit antena wajan bolic

Posted on: Agustus 19, 2010

Bahan :

1. Wajan dengan diameter minimal 40cm (harga sekitar Rp. 40.000,-)

2. USB Wireless LAN (harga sekitar Rp.200.000,-)

3. Pralon 3” panjang sekitar 23 cm.

4. Tutup Pralon 3” 2 buah (harga sekitar 2 x Rp. 4.000,-)

5. Aluminium Foil secukupnya.

6. Busa/Styrofoam bekas kemasan barang elektronik secukupnya.

7. Kabel USB (harga sekitar Rp.20.000,-)

8. Kabel UTP 12m (harga sekitar Rp.3.000,-/m)

Antena Wajanbolic terdiri dari 3 bagian utama :

1. Reflektor berbentuk Parabola menggunakan Wajan

2. Bagian Sensitif antena berbentuk Tabung berisi USB WLAN

3. Kabel penghubung antena ke komputer

Prinsip kerja antena Wajanbolic seperti antena parabola lainnya, yaitu menempatkan

bagian sensitif antena pada titik fokus parabola (wajan) sehingga semua gelombang

elektromagnet yang mengenai wajan akan terkumpul dan diterima oleh bagian sensitif

tersebut.

1. Reflektor berbentuk Parabol menggunakan Wajan

Gunakan wajan dengan diameter minimal 40cm. Ukuran wajan lebih besar makin

baik karena akan lebih banyak gelombang radio yang diterima.

Hal terpenting pada bagian ini, adalah penentuan titik fokus wajan. Untuk itu gunakan

rumus dibawah ini :

Catat posisi titik fokus tersebut. Nantinya mulut Tabung Sensitif antena harus berada

pada titik fokus tersebut.

Pasang Tutup Pralon 3” dengan mur/baut tepat ditengah wajan sebagai pemegang

Tabung bagian sensitif (lihat Gambar 1 A).

2. Tabung Sensitif Antena

Bentuk jadi Tabung sensitif dapat dilihat di Gambar 1B, berupa pipa pralon yang di

bagian dalamnya ditempatkan USB WLAN (Gambar 1C).

Sebagai Tabung dapat digunakan Pipa Pralon 3” sepanjang 23cm dan bungkus 16cm

dari panjangnya dengan Aluminium foil (Ingat ! Pipa Pralon 3” berdiameter 90cm),

Tutup salah satu ujung pipa yang terbungkus Aluminium dengan Tutup Pralon 3”.

Bagian dalam Tutup Pralon tersebut harus juga dilapisi Aluminium (Gambar 1D).

Buat lobang pada Pipa untuk menempatkan USB WLAN di dalam Pipa. Tentukan

Posisi USB WLAN 5cm dari Tutup Pralon. Jika digunakan Tabung ukuran lain, posisi

USB bisa ditentukan,

Pasang USB LAN di dalam Tabung dan untuk memperkuat posisinya jepit dengan

Busa/Styrofoam (Gambar 1E).

Setelah Tabung Sensitif selesai pasang ke Wajan, bila perlu gunakan lem atau sekrup

3. Kabel Penghubung Antena ke Komputer

Setelah Wajanbolic selesai dirangkai maka siap dipasang, misalnya diatas genteng

rumah (ketinggian sekitar 9m). Namun sebelumnya perlu kita siapkan Kabel

penghubung antara antena dengan konektor USB komputer. Untuk itu gunakan kabel

USB yang biasanya disediakan pada paket USB WLAN. Potong ditengah kabel USB

tersebut dan perpanjang dengan menggunakan kabel UTP (kabel LAN). Cara

menyambung Kabel USB dengan Kabel UTP.OK, lengkap sudah perangkat Wajanbolic kita. Pasang Wajanbolic, arahkan ke

Menara antena Wireless Internet Provider (tentu sebelumnya anda harus mendaftar

sebagai pengguna Provider tersebut). Install software USB WLAN dan lakukan

koneksi dengan software tersebut. Jangkauan kerja antena ini sekitar 1-2km.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: